Menjadi “baik” kepada semua orang adalah hal baik. Namun, pernah nggak kamu merasa ada yang salah dengan menjadi “baik”? Rasanya seperti, “kok lama-lama capek juga ya?”.
Kita selalu berusaha untuk mendengarkan, memahami, memprioritaskan, atau meluangkan waktu lebih banyak untuk orang lain. Selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada orang lain. Ada kepuasan dari melakukan itu semua memang. Namun, lama-kelamaan rasanya seperti ponsel yang baterainya sudah merah tapi dipaksa untuk bermain game terus-menerus.
Hal itu terjadi karena kita lupa bahwa diri sendiri juga perlu untuk dirawat, didengarkan, dan juga dibahagiakan. Namun, tentu ini tidak akan menjadi masalah jika memilih diri sendiri bisa dilakukan semudah itu. Karena pada dasar, ada sebagian dari kita terbentuk menjadi seorang people pleaser yang takut untuk lebih memprioritaskan diri sendiri.
Dan meskipun memilih diri sendiri tidak mudah, tapi mari kita mulai. Because, it’s the time for you to learn to choose yourself!










Be the first to review “Choose Yourself!”