“Dan apakah kamu pernah membayangkan, bahwa setiap puisi yang tertulis oleh jiwa yang penuh duka bisa menciptakan dunia baru yang menakjubkan?”
Pertemuan Jana dengan seorang penyair bernama Biru Pram Frasa, membawanya kepada kisah panjang tentang perasaan cinta, kesepian, puisi, perbincangan alkohol dan makna hidup yang sebelumnya Jana pertanyakan. Kisah-kisah manis itu membuat Jana semakin tenggelam dalam pesona misterius dan romantis sosok Biru.
Namun setelah Jana benar-benar meleburkan dirinya kepada sosok Biru, justru dia dihadapkan dengan sebuah kalimat yang membuatnya sadar, bahwa Biru tidak hanya menjadi penawar rasa sakit, tetapi juga pemicu rasa sakit itu sendiri.
“Tidak ada bayangan yang berbayang, Nona..”
Dan dari sana, Jana harus berjalan sendiri. Mencari jawaban, tentang siapa sebenarnya sosok Biru Pram Frasa.









Be the first to review “Pelarian Paling Romantis yang Membahayakan”